PERTEMUAN 11 — BAHAN AJAR PAI

Islam dan Masyarakat Multikultural

Pertemuan 12 — Ukhuwah, Toleransi, dan Moderasi Beragama


Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik masyarakat multikultural, menguraikan konsep ukhuwah Islamiyah, serta menerapkan sikap toleran dan moderat dalam kehidupan beragama.


A. Karakteristik Masyarakat Multikultural

Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri atas beragam suku, bahasa, agama, budaya, dan latar belakang sosial ekonomi. Keberagaman ini adalah kenyataan (sunnatullah) sekaligus kekayaan bangsa Indonesia.

  • Kemajemukan suku dan bahasa daerah.
  • Keragaman agama dan aliran kepercayaan.
  • Perbedaan tingkat pendidikan, ekonomi, dan akses teknologi.
  • Keanekaragaman budaya dan tradisi lokal.

 
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal.”
(QS Al-Hujurat [49]: 13)

B. Karakteristik Islam di Indonesia

Islam masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan, perkawinan, tasawuf, dan pendidikan secara damai. Karena itu, Islam di Indonesia memiliki ciri khas akomodatif terhadap budaya lokal selama tidak bertentangan dengan akidah.

  • Ramah terhadap tradisi lokal dan mengedepankan pendekatan damai.
  • Bersifat inklusif dan menghargai keberagaman masyarakat.
  • Menjunjung musyawarah sebagai jalan penyelesaian perbedaan.

C. Konsep Ukhuwah Islamiyah

Ukhuwah berarti persaudaraan. Dalam Islam dikenal beberapa bentuk persaudaraan yang harus dijaga secara berjenjang:

  1. Ukhuwah Islamiyah — persaudaraan sesama muslim.
  2. Ukhuwah Wathaniyah — persaudaraan sebangsa dan setanah air.
  3. Ukhuwah Basyariyah (insaniyah) — persaudaraan seluruh umat manusia.

Ketiganya harus dijaga secara proporsional. Ukhuwah Islamiyah tidak boleh digunakan untuk menegasikan hak warga negara yang berbeda agama.

D. Toleransi Antar dan Inter Umat Beragama

Toleransi (tasamuh) berarti sikap lapang dada terhadap perbedaan tanpa mengorbankan keyakinan sendiri. Toleransi dalam Islam mencakup dua ranah:

  • Toleransi antar-umat beragama: menghargai hak beribadah, keyakinan, dan budaya kelompok lain.
  • Toleransi inter-umat beragama: toleransi intern sesama muslim dalam perkara cabang (fur’iyyah) seperti perbedaan mazhab.

Batas toleransi: kita tidak boleh mencampuradukkan akidah atau mengikuti ritual agama lain yang bertentangan dengan keyakinan. Kerja sama dalam urusan sosial dan kemanusiaan justru sangat dianjurkan.

 
“Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”
(QS Al-Kafirun [109]: 6)

E. Moderasi Beragama

Moderasi beragama (wasathiyah) adalah sikap beragama yang seimbang: tidak berlebihan (ghuluw) dan tidak terlalu longgar. Moderasi menekankan keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan bersama.

  • Komitmen kebangsaan — menerima Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.
  • Toleransi — menghargai perbedaan pandangan dan keyakinan.
  • Anti kekerasan — menyelesaikan perbedaan dengan cara damai.
  • Akomodatif terhadap budaya lokal — tidak menolak tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat.

Moderasi beragama bukan sikap ragu atau setengah hati, melainkan penghindaran diri dari dua ekstrem: ekstrem liberal yang meremehkan aturan agama dan ekstrem radikal yang ingin memaksakan pandangannya dengan kekerasan.

F. Nilai-Nilai Ukhuwah dalam Kehidupan Kampus

  1. Menghargai teman dengan latar belakang suku, agama, dan daerah berbeda.
  2. Bermitra dalam kegiatan sosial, olahraga, dan akademik lintas kelompok.
  3. Tidak menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) di media sosial.
  4. Menghormati hak beribadah teman dari agama lain.
  5. Menyelesaikan selisih dengan dialog dan mediasi.

G. Rangkuman

  • Masyarakat multikultural adalah kenyataan dan kekayaan yang perlu dikelola dengan bijak.
  • Islam mengajarkan tiga jenjang ukhuwah: Islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah.
  • Moderasi beragama adalah kunci kerukunan di tengah keberagaman.

H. Evaluasi

  1. Jelaskan tiga jenjang ukhuwah beserta contoh penerapannya.
  2. Apa perbedaan dan batas antara toleransi dan sinkretisme?
  3. Rumuskan langkah moderasi beragama yang dapat diterapkan di kelasmu.

KONTAK

Jl. Prof. Abdurrahman Basalamah Perum. Mustika Mulia A3/1 Makassar

Phone

085215151769

Email

muhammad@tahir.id

HTML Website Builder