PERTEMUAN 8 — BAHAN AJAR PAI
Pertemuan 9 — Konsep Akhlak, Seni, dan Pengembangan Ipteks
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep akhlak dan estetika Islami, serta menganalisis peran keduanya dalam pengembangan sains, teknologi, dan seni.
Akhlak berasal dari kata khuluq yang berarti budi pekerti, perangai, atau tingkah laku. Menurut al-Ghazali, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang menimbulkan perbuatan dengan mudah tanpa perlu pertimbangan panjang.
Sumber akhlak Islam adalah Al-Qur’an, as-Sunnah, akal, dan hati nurani. Keempatnya saling melengkapi dan tidak boleh bertentangan.
“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.”
(QS Al-Qalam [68]: 4)
Nabi SAW bersabda bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak. Ini menegaskan bahwa inti risalah Islam adalah pembinaan karakter mulia, bukan sekadar ritual.
Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) adalah alat; kebaikan atau keburukannya bergantung pada nilai yang mengarahkannya. Islam mendorong penguasaan iptek, namun menuntut akhlak sebagai rambu-rambunya.
Islam menghargai keindahan karena Allah sendiri Maha Indah dan mencintai keindahan. Seni dalam pandangan Islam adalah sarana menyampaikan pesan kebaikan, bukan sarana melupakan Tuhan.
Seniman Muslim dituntut mampu berkreasi dengan estetika tinggi tanpa mengorbankan nilai syariat.
muhammad@tahir.id
HTML Website Builder